Rabu, 22 Januari 2014

Keamanan Komputer


Logic Bomb

Logic Bomb adalah logik yang ditempelkan pada program komputer agar memeriksa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi. Logic Bomb menempel pada suatu program resmi yang di-set “meledak” ketika kondisi-kondisi tertentu dipenuhi.

Contoh kondisi-kondisi pada logic bomb adalah ada atau tidak adanya file-file tertentu, hari tertentu dari minggu atau tanggal atau pemakai dan pola bit yang sama di semua kopiannya. Teknik ini terbatas untuk deteksi virus-virus yang telah dikenal.


Trap Door

Trapdoor adalah jebakan yang digunakan untuk menjebak administrator agar menjalankan perintah tertentu yang nantinya dengan perintah tersebut penyusup bisa mendapatkan jalan untuk mendapatkan previlege root.

Sebagai contoh, seorang user meminta admin untuk menjalankan program yang tidak bisa dijalankan oleh user biasa, dan ketika admin memasukkan password root, password tersebut telah terekam oleh user tersebut karena sebelumnya telah menjalankan program yang mempunyai tampilan login untuk menyadap password.


Trojan Horse

Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).



Worm

Worm dalam keamanan komputer, adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri. Worm memanfaatkan celah keamanaan yang memang terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan vulnerability.






Virus

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.






Siklus Hidup Virus



1. Dormant Phase ( Fase Tidur / Istirahat )

Dimana pada fase ini sang virus tidak melakukan kegiatan sampai pada kondisi tertentu yang memicunya untuk hidup / bangun dari tidurnya untuk melakukan aksinya. Semisal pemicu virus ini adalah tanggal yang di-set khusus untuk menghidupkan virus atau ada pemicu dari program lain sehingga virus bangun karena program tersebut dijalankan.

2. Propagation Phase ( Fase Penyebaran )

Virus ini melakukan siklus hidupnya dengan cara meg-kloning dirinya, dia mencari celah yang aman untuk disusupi dan menelorkan dirinya disitu. Umpamanya virus itu mengkloning dirinya di flashdisk, disket, ataupun disk dalam suati jaringan. Virus dengan siklus jenis ini yang sering kita jumpai sekarang ini.

3. Trigerring Phase ( Fase Aktif )

Pada siklus yang ini sang virus aktif setelah ada pemicunya dari hal hal lain seperti layaknya Dormant phase.


4. Execution Phase ( Fase Eksekusi )

Siklus yang satu ini adalah sederet berantai dari beberapa siklus diatas. Di dalam fase Execution ini-lah sang virus melakukan tugasnya seperti menghapus file, meng-gubah ekstensi file, me-rename bahkan memformat suatu hard drive-pun dilakukan oleh sang virus.


Klasifikasi Tipe Virus

  • Parasitic virus
Merupakan virus tradisional dan bentuk virus yang paling sering. Tipe ini mencantolkan dirinya ke file .exe. Virus mereplikasi ketika program terinfeksi dieksekusi dengan mencari file‐file .exe lain untuk diinfeksi.
  • Memory resident virus
Virus memuatkan diri ke memori utama sebagai bagian program yang menetap. Virus menginfeksi setiap program yang dieksekusi.
  • Boot sector virus
Virus menginfeksi master boot record atau boot record dan menyebar saat sistem diboot dari disk yang berisi virus.
  • Stealth virus
Virus yang bentuknya telah dirancang agar dapat menyembunyikan diri dari deteksi perangkat lunak antivirus. 

  • Polymorphic virus
Virus bermutasi setiap kali melakukan infeksi. Deteksi dengan penandaan virus tersebut tidak dimungkinkan. Penulis virus dapat melengkapi dengan alat‐alat bantu penciptaan virus baru (virus creation toolkit, yaitu rutin‐rutin untuk menciptakan virus‐virus baru). Dengan alat bantu ini penciptaan virus baru dapat dilakukan dengan cepat. Virus‐virus yang diciptakan dengan alat bantu biasanya kurang canggih dibanding virus‐virus yang dirancang dari awal.


  CARA MEMBERSIHKAN VIRUS (Manual)

Pertama, tentukan virus dengan nama dengan menjalankan program antivirus. Jika tidak memiliki program antivirus asosiasi atau jika program tidak mengamati virus, tentukan dengan kerinduan untuk petunjuk mengenai namun berperilaku. Tuliskan kata-kata dalam “pesan ini akan menampilkan” atau, jika Anda menerima virus dalam email, tuliskan baris topik atau nama file yang terhubung ke pesan. Kemudian mencari situs web penjual antivirus asosiasi untuk referensi apa yang diulis semua jalan untuk mencoba untuk mewujudkan nama virus dan petunjuk cara untuk menyingkirkan itu.


AVG Anti-Virus

AVG adalah program antivirus yang dibuat oleh AVG Technologies. Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).



Ini adalah tampilan dari anti-virus AVG

Kelebihan AVG 
  • LinkScanner 
Fungsi: men-scan tautan pranala saat menjelajah di dunia maya. 
  • Anti-Rootkit 
  • Ada beberapa virus yang tidak bisa dideteksi oleh bitdefender, tapi terdeteksi oleh AVG 
  • Mudah dapat serial number dan lama validnya 
  • Suportbahasa Indonesia

Kekurangan AVG  
  • Memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap operating system 
  • Terlalu protektif 
  • Tidak akurat dalam mendekteksi Trojan dibanding dengan anti virus lainnya 
  • Kurang bersahabat dengan pengguna komputer pemula sebab penggunaannya tergolong rumit dan kurang simpel


Cara Membersihan Virus Menggunakan AVG 

Buka AVG kemudian klik tab overview disebelah kiri - kemudian double klik menu "resident shield" kemudian beri "tanda" pada ask me before removing threats ==> Artinya Jika suatu saat AVG menemukan file yang teridentifikasi, maka AVG akan memberikan konfirmasi kepada user apakah akan dihapus atau dipindahkan ke mode karantina (virus vault) dengan cara ini file yang teridentifikasi tidak langsung ditebas alias dihapus AVG melainkan ditanyakan kepada anda terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar